fallback-image

Tangani Penularan Covid-19, Airlangga Menimbulkan Ulama Dukung PPKM Gawat

JawaPos. com – Menteri Koordinator Perekonomian yang juga Ketua tim pengerjaan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PEN) Airlangga Hartarto meminta Ulama, Habaib, serta Kiai di seluruh penjuru negeri untuk membantu meyakinkan umat terkait manfaat vaksinasi.

Permohonan Airlangga itu disampaikan saat mendatangi Istighosah dan Sholawat Nariyah yang digelar Majelis Ahlul Hidayah (Majelis AH) pimpinan KH Nusron Wahid, Minggu malam (18/7).

Sebagaimana dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos. com, Ketum Partai Golkar itu melahirkan bahwa menurut hasil Inspeksi Lembaga Survei Indonesia (LSI), ada 36, 5 obat jerih masyarakat yang percaya vaksin Covid-19. Karena itu, ia berharap para Ulama, Habaib dan Kiai memberikan pembudayaan kepada seluruh umat. Menetapi, vaksin adalah salah satu cari yang paling efektif untuk mencegah risiko landasan Covid-19.

“Kami berharap habib, ulama serta tokoh agama membantu sosialisasi ke masyarakat, satu-satunya cara mencegah Covid adalah vaksinasi. Meskipun tidak menjamin tak tertular tapi kalau sudah jalani vaksinasi bisa segar dan risikonya tidak sungguh-sungguh berbahaya, ” ujar Airlangga di hadapan ribuan jamaah haji yang hadir secara maya.

Pemerintah, kata Airlangga, tentunya tidak bisa bekerja sendirian menghadapi Covid-19. Selain gotong royong antarmasyarakat, kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan tubuh juga harus terus dikampanyekan.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian, kuncinya kedisplinan dan kebersamaan asosiasi dalam menghadapi pandemi tersebut, ” ujar Airlangga.

Airlangga juga melahirkan bahwa saat ini negeri telah mengamankan 421 juta vaksin hingga akhir tarikh. Hingga 3 hari kedepan, tambah Airlangga, pemerintah mengesahkan sudah ada 60 juta masyarakat yang telah menjalani vaksinasi Covid-19.

“Pemerintah terus bekerja cepat agar pandemi Covid, pandemi ini dialami 111 negara terutama dengan kenaikan varian delta, ” tambah Airlangga.

Airlangga serupa meminta para kiai, kekasih, dan ulama mendukung kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Asosiasi (PPKM) Darurat. Karena, kecendekiaan tersebut semata-mata upaya negeri menekan lonjakan penyebaran virus corona (Covid-19) di Nusantara.

“Pemerintah meminta agar PPKM ini tetap didorong oleh para kiai, habib, ulama, dan kuncinya tentu kedisiplinan masyarakat memakai masker, jaga jarak, cuci tangan. Ini prokes kesehatan menekan mobilitas masyarakat pada luar rumah, ” tuturnya.

Secara khusus, Airlangga juga menyampaikan kalau para ulama, Habaib dan Kiai juga membantu menjelaskan bahwa anjuran pemerintah dalam zona merah perayaan Idul Adha baik ditiadakan. Ternasuk pemotongan hewan dilakukan pada rumah pemotongan hewan.

“Ini semata-mata untuk mengurangi kerumunan, kalau RPH penuh sebaiknya pemotongan dalam tempat terbuka. Hanya aparat dan panitia korban dengan protokol ketat harus dihindari, pembagian sebaiknya diantar ke rumah warga langsung, ” jelas Airlangga.

Lebih lanjut, Airlangga selalu menghaturkan terima kasih kepada para habaib, ulama dan kiai karena telah meluangkan waktu mendoakan agara Indonesia segera terbebas dari pandemi Covid-19.

Dia mengakui, bahwa acara ciri bersama seperti Majelis AH sangat bermanfaat bagi segenap masyarakat.

“Semoga masyarakat Indonesia dilindungi serta dihindarkan dari penyakit. Masyarakat dan pemerintah menjadi negara yang baldatun thoyyibatun ghofur, ” demikian ungkapan Airlangga.

Mengaji Juga: Ini Sanksi Pidana Bagi Pelanggar PPKM Darurat

Tengah itu, Pimpinan Majelis AH, H Nusron Wahid mengungkapkan makna dari nama Perhimpunan Ahlul Hidayah adalah lingkungan orang yang dapat isyarat. Majelis ini juga disusun juga untuk mendoakan Airlangga Hartarto agar diberi gaya dalam menjalani tugas sebagai Ketua PCPEN dan lurus yang lebih tinggi.

“Semoga diberi kesadaran kesehatan, agar kita terlindungi, petunjuk agar bersama secara pemerintah untuk mendukung dan mendoakan pemerintah dan Airlangga sebagai penanggung jawab PCPEN. Tujuannya supaya Indonesia kembali pulih, masyarakat beraktivitas serupa sedia kala, ” mekar mantan Ketum GP Ansor ini.

Patrick Stewart

Related Posts

fallback-image

Persipura Jayapura Datangkan Elisa Basna

fallback-image

Panas Imaji Bantu Promosikan UMKM Indonesia dengan Cara Baru

fallback-image

Perbandingan Kasus Covid-19 di Surabaya Raya Terkini

fallback-image

Traveloka Gandeng Sahabat Pulau Nusantara Tanam 10. 000 Bakau