fallback-image

Tak Daring Lagi, Dosen Unair Bertahap Mengajar Langsung di Kampus

JawaPos. com- Mahasiswa baru (maba) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (Unair) 2021 akhirnya tiba merasakan kuliah tatap membuang. Sejak Selasa (14/9), maba FK menjalani kuliah tatap muka terbatas. Sisanya mengikuti kuliah secara daring.

Uji coba belajar tatap muka tersebut cuma diikuti dua mahasiswa. Itu adalah Muhammad Rizkinanda Prasetyo dan Muhammad Sabilal Ma’ruf. Mereka mengikuti kelas etika, hukum, dan kesehatan yang diajar langsung oleh Dekan FK Unair Prof dr Budi Santoso SpOG (K) di Aula FK Unair.

Budi mengucapkan, model perkuliahan hybrid tersebut akan diterapkan pada semester ini. Harapannya, dosen yang mengampu mata kuliah mampu mengajar di kampus. Tatkala itu, mahasiswa dibebaskan mengambil ikut kuliah melalui daring maupun luring di kampus dengan beberapa syarat tertentu. ”Kuliah hybrid ini khusus untuk mahasiswa angkatan 2020 dan 2021. Mereka belum pernah merasakan belajar secara offline, ” katanya.

Jadi, secara bertahap para dosen diharuskan membentuk di kampus. Mahasiswa juga bisa merasakan kuliah di kampus. Setiap kelas mampu diikuti hingga 20 mahasiswa. ”Hari ini yang bisa ikut luring hanya perut mahasiswa. Tidak apa-apa. Kita lakukan pelan-pelan, ” ujarnya.

Dokter dengan karib disapa Prof Bus itu menuturkan, mata belajar yang diberikan kepada mahasiswa kemarin merupakan pembelajaran pokok bersama (PDB). Itu ialah program pembelajaran lintas arah dan fakultas yang dirancang oleh Unair pada tarikh ini. ”Ini merupakan gabungan kelas mahasiswa yang memiliki mata kuliah serupa, ” tutur dia.

Mahasiswa yang ikut dalam mata kuliah tersebut serupa berasal dari berbagai fakultas di Unair. Mulai FK, fakultas kesehatan masyarakat, fakultas hukum, hingga fakultas lain. ”Totalnya ada sekitar satu. 000 mahasiswa yang mengikuti kelas ini. Mereka dibagi menjadi kelas-kelas kecil yang isinya 70-an mahasiswa, ” jelasnya.

Lengah seorang mahasiswa Rizkinanda menyatakan lebih senang kuliah tatap muka di kampus dibandingkan di rumah secara daring. ”Enak langsung tatap muka. Jadi bisa menimba langsung dari para instruktur besar, ” katanya.

Patrick Stewart

Related Posts

fallback-image

Walau No 1 Dunia Tumbang, Jepang ke Final secara Sikat Malaysia 3-1

fallback-image

Liriknya Dijadikan Lawakan, Pencipta Lagu Harta Berharga Geram

fallback-image

Jalani Operasi Bentall, Chef Haryo dan Istri Baca Ciri Nabi Ayub

fallback-image

Varian Covid-19 Masih jadi Gertakan, 3 Prokes Ini Wajib Dipatuhi