Survei Charta Politika, Jagonya PDIP pada Surabaya Unggul 10, 5 Upah

Survei Charta Politika, Jagonya PDIP pada Surabaya Unggul 10, 5 Upah

JawaPos. com – Hari pencoblosan pilkada serentak 9 Desember sudah invalid dari seminggu lagi. Sejumlah bagian calon gencar melakukan sosialisasi dan kampanye. Beberapa lembaga surbei kendati mulai merilis hasil risetnya untuk di beberapa daerah.

Salah satunya Survei  Charta Politika Indonesia yang merilis hasi surbeinya untuk pemilihan wali kota Surabaya. Hasilnya, elektabilitas  pasangan calon Eri Cahyadi dan Armuji unggul sekitar 10, 5 persen dengan raihan 51, 2 persen dibandingkan  Machfud dan Mujiaman  yang meraih 40, 7 persen.

“Ada tren kenaikan elektabilitas Eri-Armuji sejak 41, 9 persen (hasil inspeksi September) menjadi 51, 2 upah (hasil survei November). Sementara Machfud-Mujiaman stagnan 41, 4 persen ke 40, 7 persen, ” perkataan Direktur Eksekutif Charta Politika Nusantara Yunarto Wijaya dalam keterangan tertulisnya, Jumat, (4/12).

Sedangkan responden yang belum menentukan respons juga menurun, dari 16, 7 persen pada survei September menjelma 8, 1 persen pada inspeksi November. Hal ini menunjukkan awak sudah mulai menentukan pilihan terhadap sosok pemimpin idamannya untuk Tanah air Pahlawan.

Yunarto menambahkan, semua kandidat telah dikenal secara baik oleh pemilih. Dari 4 nama calon wali kota serta wakil wali kota yang bersaing, semuanya sudah memiliki tingkat introduksi di atas 80 persen.

“Hanya nama Mujiaman Sukirno yang masih memiliki tingkat introduksi sedikit di bawah 80 obat jerih, ” ujarnya.

Lantaran sisi kesukaan, Eri dan Armuji paling banyak disukai publik ketimbang Machfud-Mujiaman. Rinciannya, dari 88, 8 persen tingkat pengenalan terhadap Eri, 91, 8 persen di antaranya menyatakan suka kepada mantan besar Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu. Adapun dari 82, 8 persen warga yang tahu Armudji, 91 persen di antaranya menyatakan suka terhadap mantan ketua DPRD Surabaya tersebut.

Sedangkan dari pengenalan Machfud dengan sebesar 82, 9 persen, sebesar 86, 9 persen di antaranya suka terhadap purnawirawan polisi itu. Untuk Mujiaman, dari tingkat introduksi 72, 3 persen, sebanyak 86, 1 persen menyatakan suka.

Dari tingkat kemantapan opsi, secara umum sudah mencapai 75, 8 persen. “Strong voters  (pemilih yang kuat) pada pasangan Eri-Armudji mencapai 85, 5 persen, sedangkan  strong voters  (pemilih yang kuat) Machfud-Mujiaman 73, 8 persen, ” katanya.

Survei itu juga memotret tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Pemkot Surabaya yaitu 92, 7 persen responden menyatakan puas. “Hanya sekitar 5, 5 persen responden yang menyatakan ketidakpuasan mereka dengan kinerja Pemkot Surabaya, ” kata Yunarto.

Survei terbaru Charta ini dikerjakan pada 18-24 November 2020 secara menggunakan metode multistage random sampling. Survei melibatkan 1. 200 responden melalui wawancara tatap muka serta kuesioner terstruktur. Adapun  margin of error  mencapai agak 2, 83 persen.

Pilkada Surabaya 2020 diikuti dua pasangan calon. Pasangan Eri Cahyadi dan Armuji  diusung oleh PDI Perjuangan & didukung oleh PSI. Selain itu mereka juga mendapatkan tambahan gaya dari enam partai politik non parlemen, yakni Partai Bulan Kartika (PBB), Partai Hanura, Partai Berkarya, PKPI, dan Partai Garuda.

Pasangan Machfud Arifin-Mujiaman  diusung koalisi delapan partai yakni PKB, PPP, PAN, Golkar, Gerindra, PKS, Demokrat dan Partai Nasdem serta didukung partai non-parlemen yakni Golongan Perindo.

Patrick Stewart

Related Posts

fallback-image

Walau No 1 Dunia Tumbang, Jepang ke Final secara Sikat Malaysia 3-1

fallback-image

Liriknya Dijadikan Lawakan, Pencipta Lagu Harta Berharga Geram

fallback-image

Jalani Operasi Bentall, Chef Haryo dan Istri Baca Ciri Nabi Ayub

fallback-image

Varian Covid-19 Masih jadi Gertakan, 3 Prokes Ini Wajib Dipatuhi