Sri Mulyani Siapkan Insentif Pajak buat Pengembang Vaksin Covid-19

Sri Mulyani Siapkan Insentif Pajak buat Pengembang Vaksin Covid-19

JawaPos. com – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyiapkan dorongan pajak bagi perusahaan yang melangsungkan kegiatan penelitian dan pengembangan vaksin Covid-19. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati berharap, aturan itu dapat mempercepat pengadaan vaksin Covid-19.

Artinya, perusahaan farmasi yang melakukan penelitian untuk menciptakan vaksin berpeluang untuk mendapatkan dorongan pajak besar. “Tentu mereka eligible untuk mendapatkan deduction itu, ” ujarnya di dalam konferensi pers APBN secara virtual, Senin (19/10).

Sri Mulyani berharap dengan adanya peraturan tersebut, kapasitas industri farmasi Indonesia bisa ditingkatkan. “Karena terus nyata dalam kondisi Covid-19 ini negara2 yang punya sektor industri berpengaruh dia mampu untuk terus berharap dan menemukan solusi terhadap pandemi, ” tuturnya.

Adapun dasar pemberian insentif itu yakni Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Cetakan 153 Tahun 2020 tentang Mas Pengurangan Penghasilan Bruto atas Kegiatan Penelitian dan Pengembangan Tertentu di Indonesia. Beleid ini mulai asi per 9 Oktober 2020.

Insentif yang diberikan dalam aturan ini berupa pengurangan bayar bruto hingga 300 persen dibanding jumlah biaya yang dikeluarkan untuk penelitian dan pengembangan. Kepala Institusi Kebijakan Fiskal (BKF) Febrio Nathan Kacaribu juga mengatakan, aturan itu bukan hanya memberikan insentif super buat industri farmasi. Insentif pula diberikan untuk industri di tempat pangan, tekstil, alat transportasi, elektronik, energi, barang modal, agro pabrik, dan lainnya.

Patrick Stewart

Related Posts

fallback-image

IJTI Wajib Menjadi Penjaga Terdepan Kemerdekaan Pers

fallback-image

8 Persen Anggaran Desa Dimanfaatkan untuk Beli Alat Pendeteksi Dini

fallback-image

4 Lansia Ini Mengejar Tumpuan Usai Rumahnya Terbakar

fallback-image

Sayonara, Giant Resmi Gulung Tikar, Kemenaker Turun Tangan