Sebelum Penemuan Mayat, Pacar Editor Metro TV Datangi Lokasi Kejadian

Sebelum Penemuan Mayat, Pacar Editor Metro TV Datangi Lokasi Kejadian

JawaPos. com – Sudah seminggu lebih kejadian pembunuhan editor Metro TV, Yodi Prabowo diusut polisi. Namun mematok kini polisi belum menetapkan tersangka pembunuhan. Polisi mencurigai pacar Yodi Prabowo, Suci Fitri Rohmah, 24, memberikan keterangan palsu.

Seperti dikutip PojokSatu. id (Jawa Pos Group), Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Irwan Santoso mengatakan Suci cenderung tidak terbuka kepada penyidik. “Ada beberapa hal yang sifatnya mungkin bohong, akan tetapi kami masih mencocokkan dengan kaum bukti. Kami menilai bukan kejanggalan, tapi keterangannya tidak sesuai, ” ucap Irwan Santoso, Jumat (17/7).

“Artinya, beberapa fakta ini mengerucut pelaku ada hal-hal yang sifatnya dari pihak bukti atau kerabat dari korban tidak sesuai, ” sambung Irwan.

Sehari sebelumnya, tepatnya di dalam Kamis malam (16/7) Suci Fitri ketahuan mengajak adik korban, Dimas Wicaksono mendatangi tempat kejadian urusan (TKP). “Dia (Suci) hubungi Dimas lewat WA minta diantar ke sana. Terus Dimas minta persetujuan ke saya dulu, ” cakap ayah Yodi Prabowo, Suwandi, Sabtu (18/7).

Suci tak menyampaikan tujuannya mendatangi lokasi pembunuhan Yodi pada malam hari. Sebab itu, Suwandi melarang Dimas menemaninya. “Saya larang berangkat. Enggak cakap juga mau ngapain di sana. Dia juga gak bilang tepat, ” tambah Suwandi.

Sementara itu, polisi telah menjumpai barang bukti baru, berupa rambut di lokasi penemuan jenazah Yodi. “Apakah itu rambut korban atau pelaku, kita belum tahu, ” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP M Irwan Susanto.

Saat ini, barang bukti tersebut sudah diserahkan ke laboratorium forensik untuk diperiksa. “Kita tidak boleh menduga-duga, semua temuan kita serahkan ke laboratorium, ” jelas Irwan.

Diketahui, editor Metro TV Yodi Prabowo ditemukan tewas pada Jumat (10/7). Jasadnya tergeletak di samping Tol JORR di Jalan Ulujami Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Dari hasil identifikasi di tempat perihal perkara (TKP), polisi menemukan luka di dada kiri korban kelanjutan senjata tajam. Sehari berselang, jenazah Yodi Prabowo diotopsi. Hasilnya, terlihat luka lain di bagian leher yang juga diakibatkan karena senjata tajam.

Patrick Stewart

Related Posts

fallback-image

Pergeseran Meningkat, Pemerintah Ingatkan Daya Lonjakan Covid-19

fallback-image

Pengunjung Mal Anak-Anak Meningkat 30–40 Persen

fallback-image

KY Apresiasi DPR Sahkan tujuh Hakim Agung, Berikut Daftarnya

fallback-image

Penembakan Brutal di Kampus, 8 Tewas, Mahasiswa Lompat daripada Jendela