Rumitnya Menemukan Sugar Glider si Gegabah Ruby

Rumitnya Menemukan Sugar Glider si Gegabah Ruby

Sugar glider putih bermata merah itu berjalan lincah di tangan dan bahu Alvian Rakaciwi. Satwa nokturnal berumur 6 bulan itu sedikit lebih besar dari genggaman tangan dia. Meski ciri-ciri fisiknya mirip sugar glider albino, ternyata itu sugar glider jenis ruby leu.

—

BULU   sugar glider ruby leu itu suci gading, alias mirip genetika indukannya, leucistic. Dari jenis itu pula nama leu disematkan. Sedangkan bulu sugar glider albino putih terang. Warna bola mata ruby leu merah gelap. Sedangkan mata albino merah cerah.

Jatuh putih dan mata merah di dalam sugar glider albino tercipta karena kurangnya pigmentasi, seperti pada satwa lain. Sedangkan bulu putih serta mata merah pada ruby leu bukan karena pigmentasi. Tapi sejak hasil perkawinan silang genetika adonan (combomorph) yang rumit dan kemaluan waktu lama.

’’Genetika albino pada sugar glider tersebut genetika yang berdiri sendiri. Jika ruby leu, jelas genetikanya ikatan, antara indukan creamino dengan leucistic, ” ungkap Alvian yang menjadi koordinator Komunitas Pencinta Sugar Glider Indonesia (KPSGI) Regional Surabaya.

Ciri fisik creamino antara lain warna bulunya yang krem serta corak garis avatar di kepalanya. Matanya merah gelap, seperti ruby. Sedangkan leucistic cenderung punya timbil hitam pekat. Bulunya putih gading sehingga agak kekuningan. Namun, untuk mendapatkan ruby leu, tidak bisa begitu saja mengawinsilangkan antara creamino dengan leucistic. Sebab, bisa maka yang lahir sugar glider macam white face atau grey classic.

Alvian menceritakan, sugar glider ruby leu miliknya tersebut hasil perkawinan silang antara leucistic jantan yang membawa gen creamino dengan grey classic betina yang membawa gen leucistic plus creamino. Ketika mereka kawin kali baru, lahirlah si ruby leu itu. Namun, ketika mereka kawin sedang, ternyata lahir sugar glider white face.

Perawatan sugar glider ruby leu nyaris persis dengan jenis lainnya. Makanan ia seperti melon dan pepaya. Hindari makanan yang mengandung bawang, pemanis buatan, gula, dan garam supaya tidak keracunan. Sisipkan menu asing seperti serangga atau ulat, buat variasi makanan si ruby leu. Harga ruby leu per ekornya sekitar Rp 8 juta, untuk sugar glider yang berusia dua bulan.

Alvian membaca, belum banyak sugar glider ruby leu di Indonesia. Para breeder di Surabaya, misalnya, sudah melakukan percobaan perkawinan silang combomorph tersebut sejak 2016. Dari percobaan itu, sugar glider ruby leu perdana lahir tahun ini atau perlu empat tahun. Kawin silang antargen tersebut masih terus berlangsung mematok sekarang. ’’Cuma bedanya, kembali teristimewa pada yang memelihara. Apakah dia itu hanya melihat SG (sugar glider) dari warna kulit serta matanya saja, atau juga dibanding silsilah genetikanya, ” kata Alvian.

—

MENGAWINKAN SUGAR GLIDER

  • Usia sugar glider sudah dewasa. Jantan kira-kira empat bulan, sedangkan betina enam bulan.
  • Satukan perwira dan betina dalam satu kandang. Mereka secara alami bisa berbaur sendiri.
  • Penghobi kerap mengawinkan sugar glider berbeda jenis untuk mendapatkan varian baru. Biasanya didasarkan pada warna bulu dan warna mata.
  • Misalnya, indukan creamino dan leucistic dengan dikawinkan bisa menghasilkan keturunan ruby leu. Tapi, dengan kawin silang sampai berkali-kali silang genetika.

Saksikan gambar menarik dibawah ini:

Patrick Stewart

Related Posts

fallback-image

Tekan Risiko Banjir Jakarta, PUPR Bangun Stasiun Pompa Ancol Sentiong

fallback-image

Geledah Rumah Azis Syamsuddin, KPK Kembali Amankan Sejumlah Tanda

fallback-image

Gagal Penuhi Suplai Oksigen Pasien Korona, Pejabat India Bakal Dihukum

fallback-image

Pertukaran Blok Rokan, Legislator Riau Soroti Pasokan Listrik