fallback-image

PPKM Mikro Darurat, Ini Bocoran Aturan Baru Mal, Resto, dan WFH

JawaPos. com – Pemerintah mau segera menerapkan Pemberlakuan Pemisahan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kritis yang dikabarkan akan dimulai pada 2 Juli 2021 mendatang. Hal tersebut berdasarkan dokumen yang diterima sebab JawaPos. com.

Di dalam dokumen tersebut, Menteri Pemimpin bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan akan menjadi koordinator pengoperasian program ini pada wilayah Jawa-Bali.

Penerapan dalam PPKM Darurat itu, terdapat beberapa hal, selain protokol kesehatan Covid-19 dengan lebih diperketat. Diantaranya, tanda operasional pusat perbelanjaan cuma sampai pukul 17. 00 waktu setempat, dengan pemisahan pengunjung paling banyak 25 persen kapasitas dengan protokol kesehatan.

Lalu, untuk restoran kegiatan prasmanan dan minum di tempat paling banyak hanya 25 persen dari kapasitas. Penyekatan jam operasionalnya pun cuma sampai pukul 17. 00. Jika ada layanan suruhan antar atau dibawa pulang diizinkan hanya sampai jam 20. 00 WIB. Namun, restoran yang hanya melayani pesan antar atat dibawa pulang dapat beroperasi semasa 24 jam.

Selain itu, perkantoran pemerintah atau lembaga, baik tengah dan daerah, serta dewan BUMN dan perusahaan swasta pada wilayah zona abang, ditetapkan batas operasi pejabat adalah 25 persen. Atau dengan kata lain diberlakukan kerja dari rumah atau work from home (WFH) 75 persen selama periode PPKM Darurat.

Sementara, untuk perkantoran negeri atau lembaga baik tengah dan daerah, serta pejabat BUMN dan perusahaan swasta pada wilayah yang tidak zona merah, ditetapkan pemisah operasi kantor adalah 50 persen.

Patrick Stewart

Related Posts

fallback-image

Persipura Jayapura Datangkan Elisa Basna

fallback-image

Panas Imaji Bantu Promosikan UMKM Indonesia dengan Cara Baru

fallback-image

Perbandingan Kasus Covid-19 di Surabaya Raya Terkini

fallback-image

Traveloka Gandeng Sahabat Pulau Nusantara Tanam 10. 000 Bakau