Polda Kalbar Ungkap Komplotan Penjualan Budak

Polda Kalbar Ungkap Komplotan Penjualan Budak

JawaPos. com –Polda Kalbar mengungkap kasus komplotan tindak pidana penjualan bayi pada sebuah klinik bersalin di Kabupaten Kubu Raya.

”Dalam kasus itu lima pelaku & uang tunai sebesar Rp 30 juta yang diduga dipergunakan buat transaksi diamankan petugas, ” logat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar Kombespol Luthfie Sulistiawan seolah-olah dilansir dari Antara di Pontianak, Jumat (21/8).

Dia membaca, anak yang diperjual belikan tersebut masih bayi. Bahkan, sang ibu yang melahirkan masih terbaring dalam sebuah kamar bersalin.

”Terungkapnya kasus ini, oleh Awak Resmob Ditreskrimum Polda Kalbar yang mendapatkan informasi dari masyarakat kalau di sebuah klinik bersalin berinsial BM di Kubu Raya mau ada transaksi penjualan anak atau bayi, ” ungkap Luthfie Sulistiawan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim langsung mendatangi lokasi serta melakukan rangkaian penyelidikan. Sesampai di lokasi, tim berhasil mendapati beberapa diantara kita yang diduga pelaku yang mau melakukan transaksi penjualan bayi tersebut.

”Di lokasi klinik bersalin BM tersebut, petugas mendapati seorang perempuan berinsial E dan TA. E akan membeli budak dan TA yang membantu untuk mengambil bayi, ” ujar Luthfie Sulistiawan.

Dari lengah kedua pelaku tersebut, petugas mendapatkan uang tunai sebesar Rp 30 juta milik pelaku E yang akan diserahkan kepada ibu bayi tersebut.

”Sementara pokok bayi, berinsial J masih tidur di kamar bersalin. Sedangkan bayi sudah dipegang seorang pengasuh yang sudah berada di dalam mobil, ” ucap Luthfie Sulistiawan.

Dari lokasi klinik bersalin dan interogasi awal kepada para pelaku, tim melakukan pengembangan & didapatkan satu nama yang menjelma perantara untuk melakukan jual kulak bayi tersebut. ”Pengembangan di lokasi klinik, mengarah ke pelaku lain berinsial F sebagai perantara. Aparat melakukan pengejaran dan berhasil diamankan di daerah Tanjung Raya II Pontianak Timur, ” tutur Luthfie Sulistiawan.

Dalam kesempatan itu, Luthfie Sulistiawan mengatakan, saat ini para pelaku sudah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut & proses hukum. Para pelaku gawat dikenakan pasal 83 UU No. 35 Tahun 2014 tentang Transformasi atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Saksikan video menarik dibawah ini:

Patrick Stewart

Related Posts

fallback-image

Persipura Jayapura Datangkan Elisa Basna

fallback-image

Panas Imaji Bantu Promosikan UMKM Indonesia dengan Cara Baru

fallback-image

Perbandingan Kasus Covid-19 di Surabaya Raya Terkini

fallback-image

Traveloka Gandeng Sahabat Pulau Nusantara Tanam 10. 000 Bakau