Perintah Sri Mulyani ke Himbara: Setiap Rp 1 Bisa Disalurkan 3 Kali Lipat

Perintah Sri Mulyani ke Himbara: Setiap Rp 1 Bisa Disalurkan 3 Kali Lipat

JawaPos. com – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) minta bank pelat merah yang dititipi Rp 30 triliun dapat menyalurkan kredit hingga toga kali lipat dari kucuran sokongan tersebut. Pemerintah menitipkan dananya pada perbankan Himbara dalam rangka Perbaikan Ekonomi Nasional (PEN).

“Kita harapkan untuk setiap kepala Rupiah yang ditempatkan, bisa salurkan 3 kali lipat, ” introduksi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di ruang rapat Komisi XI DPR, Jakarta, Senin (29/6).

Sri Mulyani menjelaskan, uang titipan tersebut melalui mekanisme pemindahan deposito. Dalam hal ini pihaknya memberikan keringanan dengan menetapkan kembang hanya 80 persen dari suku bunga acuan saat ini.

Adapun saat ini suku bunga acuan BI 7 days reverse repo berada di golongan 4, 25 persen. Sehingga, pihaknya berharap bank tersebut bisa mendorong sektor riil karena mendapatkan sedekah murah.

“Kita harapkan ini bisa segera memulihkan percepatan pemulihan ekonomi nasional, ” ucapnya.

Sri Mulyani tahu, titipan Rp 30 triliun tersebut tidak untuk pembelian surat bernilai negara (SBN) dan transaksi valuta asing (valas). Menurutnya, pembelian SBN hanya memberikan keuntungan bagi bagian perbankan.

“Kami menodong kepada keempat bank menyampaikan kepada kita apa rencana mereka jikalau mendapatkan penempatan dana pemerintah. Tanpa sampai salah sasaran, ” tuturnya.

Sri Mulyani merincikan, masing-masing memiliki target penyakuran kreditnya dalam membantu percepatan pemulihan ekonomi. Bank Mandiri menargetkan penyaluran pengaruh hingga Rp 21 triliun. Buat Bank BRI, dalam enam bulan ke depan merencanakan penyaluran had Rp 122, 50 triliun.

Sementara Bank BNI, derma tersebut akan difokuskan untuk melakukan ekspansi kredit pada sektor riil untuk korporasi, usaha menegah serta kecil, serta consumer loan dalam tiga bulan ke depan senilai Rp 15, 04 triliun.

Terakhir untuk Bank BTN yang fokus pada sektor perumahan akan menyalurkan kredit pada Juli hingga Des 2020 sebesar Rp 30, 03 triliun. Penyaluran nama didominasi oleh KPR serta nilai lainnya di sektor perumahan.

Patrick Stewart

Related Posts

fallback-image

Tekan Risiko Banjir Jakarta, PUPR Bangun Stasiun Pompa Ancol Sentiong

fallback-image

Geledah Rumah Azis Syamsuddin, KPK Kembali Amankan Sejumlah Tanda

fallback-image

Gagal Penuhi Suplai Oksigen Pasien Korona, Pejabat India Bakal Dihukum

fallback-image

Pertukaran Blok Rokan, Legislator Riau Soroti Pasokan Listrik