fallback-image

Pergeseran Meningkat, Pemerintah Ingatkan Daya Lonjakan Covid-19

JawaPos. com – Pemerintah membawa masyarakat untuk tetap peraturan menerapkan protokol kesehatan di tengah pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Aksi masyarakat diharapkan dapat terus berangsur pulih tanpa mengeskalasi risiko peningkatan kasus Covid-19 di tanah air.

Menteri Komunikasi serta Informatika Johnny G. Plate mengatakan, potensi gelombang perdana Covid-19 tidak hanya bisa dipicu oleh kehadiran varian baru, tapi juga karena peningkatan mobilitas masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan.

“Untuk itu, kita perlu sama-sama mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 yang bisa dipicu oleh peningkatan mobilitas masyarakat. Penerapan protokol kesehatan harus selalu diterapkan buat menghindari risiko lonjakan peristiwa, ” kata Johnny pada keterangannya, Rabu (23/9).

Johnny memaparkan, berdasarkan data Kementerian Kesehatan, semenjak tanggal 2 Agustus 2021 telah terjadi peningkatan mobilitas masyarakat di Indonesia. Bahkan, saat ini mobilitas bangsa, khususnya di Jawa & Bali, telah meningkat dengan signifikan.

Bahan tersebut juga sejalan dengan laporan WHO yang dirilis pada 15 September 2021. Laporan tersebut menyatakan kalau sepekan terakhir mobilitas bangsa Indonesia, khususnya di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten, mengalami peningkatan signifikan.

“Peningkatan mobilitas yang saat ini bahkan sudah menyaingi kondisi sebelum pandemi, kudu menjadi perhatian bersama. Kita semua harus selalu perdata dan tidak lengah dalam menerapkan protokol kesehatan, supaya peningkatan mobilitas masyarakat mampu terus sejalan dengan jalan penanganan pandemi Covid-19, ” ungkap Johnny.

Oleh karena itu, disamping terus menerapkan PPKM berlevel, pemerintah juga terus menguatkan penerapan aturan perjalanan domestik dan internasional. Hal ini dilakukan beriringan dengan penguatan pengawasan di pintu-pintu merembes internasional ke Indonesia.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat upaya pengerjaan pandemi dengan memperkuat deteksi dini melalui peningkatan ulangan epidemiologi, meningkatkan rasio relasi erat yang dilacak, dan surveilans genomik di daerah-daerah yang berpotensi mengalami lonjakan kasus.

Pengukuhan upaya penanganan pandemi juga dilakukan melalui peningkatan ketersediaan peraduan rumah sakit buat penanganan Covid-19, pemenuhan simpanan oksigen, alat kesehatan, & SDM kesehatan; mengerahkan tenaga kesehatan cadangan; pengetatan sarana masuk RS; dan memajukan pemanfaatan isolasi terpusat.

Selain itu Johnny menegaskan, pemerintah terus menambah alokasi vaksin di wilayah dengan kasus dan pergeseran tinggi. Hal ini diiringi dengan penambahan tempat sentra vaksinasi, pemberlakuan syarat kartu vaksin untuk pelaku perjalanan dan penggunaan fasilitas jemaah, dan percepatan vaksinasi di dalam kelompok rentan, lansia, & orang dengan komorbid.

Meski kondisi pandemi di Indonesia telah membuktikan perbaikan, Menkominfo Johnny tahu masyarakat untuk tetap mengurangi mobilitas di ruang jemaah. Jika masyarakat harus mengunjungi ruang publik, masyarakat diminta untuk memilih tempat dengan sudah menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai alat skrining kanal masuk. “Mari jaga diri, mari jaga sesama, ” ajak Johnny menandaskan.

Patrick Stewart

Related Posts

fallback-image

Walau No 1 Dunia Tumbang, Jepang ke Final secara Sikat Malaysia 3-1

fallback-image

Liriknya Dijadikan Lawakan, Pencipta Lagu Harta Berharga Geram

fallback-image

Jalani Operasi Bentall, Chef Haryo dan Istri Baca Ciri Nabi Ayub

fallback-image

Varian Covid-19 Masih jadi Gertakan, 3 Prokes Ini Wajib Dipatuhi