fallback-image

Penyidik Peras Kepala Daerah, DPR: Wibawa KPK Jadi Terpuruk

JawaPos. com – Wakil Ketua Komisi III DPR Pangeran Khairul Saleh mengutuk penyidik KPK bernama Stepanus Robin Pattuju yang melakukan pemerasan terhadap Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial. Menurut Pangeran, tindakan yang dilakukan oleh Robin ini sudah membuat malu lembagaanti rasuah

“Kejadian ini sangat merugikan nama baik KPK karena dapat jadi persepsi publik arah kepercayaan anti korupsi dapat jadi disamakan dengan lembaga penegak hukum lainnya, sehingga wibawa KPK juga ikut terpuruk, ” ujar Pangeran kepada wartawan, Jumat (23/4).

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini menambahkan, peristiwa pemerasan terkait harus menjadi pelajaran untuk KPK. “Kejadian ini juga menunjukkan bahwa ada kelemahan dalam pengawasan sehingga kejadian seperti ini bisa terjadi, ” katanya.

Karena itu, Pangeran meminta penempatan penyidik atau pegawai di KPK harus benar-benar diseleksi dan diisi orang yang memiliki integritas, kemampuan serta moralitas dan akhlak yang teruji.

“Jangan sampai kesalahan satu atau dua orang merusak nama baik KPK yg selama ini telah berupaya keras untuk memberantas korupsi di Indonesia, ” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri menetapkan tiga tersangka dalam fall dugaan pemerasan terhadap Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial. Mereka ialah Syahrial, penyidik KPK dari Polri AKP Stepanus Robin Pattuju, serta pengacara Maskur Husain.

Robin dan Maskur disangkakan melanggar Pasal twelve huruf an atau n dan Pasal 12 W atau Pasal 11 Hukum (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun i b?rjan p? tv?tusentalet tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 99 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara itu, Syahrial disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a good atau b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999.

Patrick Stewart

Related Posts

fallback-image

Walau No 1 Dunia Tumbang, Jepang ke Final secara Sikat Malaysia 3-1

fallback-image

Liriknya Dijadikan Lawakan, Pencipta Lagu Harta Berharga Geram

fallback-image

Jalani Operasi Bentall, Chef Haryo dan Istri Baca Ciri Nabi Ayub

fallback-image

Varian Covid-19 Masih jadi Gertakan, 3 Prokes Ini Wajib Dipatuhi