fallback-image

Pengunjung Mal Anak-Anak Meningkat 30–40 Persen

JawaPos. com –Sejak Selasa (21/9), anak-anak pada bawah usia 12 tarikh bisa masuk mal. Walaupun tanpa vaksin, mereka diperbolehkan mengunjungi mal kecuali boskop yang mengharuskan vaksin perut kali.

Tempat kebijakan tersebut, jumlah tamu anak-anak di mal meningkat. Salah satunya adalah di Grand City Surabaya. Mal di Jalan Wali Tanah air Mustajab itu mulai didatangi pengunjung anak-anak.

General Manager Commmunication Grand City Yufit Shafa menjelaskan, peningkatan pengunjung anak-anak berlaku sebanyak 40 persen. Rata-rata pengunjung anak-anak sebelum mal ditutup pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) adalah 100 orang semenjak hari.

”Kalau kemarin, ada 40 upah dari  rata-rata  jumlah tamu anak-anak sebelum PPKM, ” tutur Yufit ketika ditemui pada Rabu (22/9).

Yufit mengakui, tamu anak-anak cukup banyak di Grand City Surabaya. Pokok, ada banyak kegiatan publik anak-anak yang dilakukan dalam mal tersebut.

”Ada 15 komunitas yang biasa berkegiatan di sini. Antara lain agency fashuon show , tari tradisional, dan karate, ” papar Yufit.

Dalam satu kegiatan, sama ada 50 pengunjung anak-anak. Dengan kebijakan itu, Yufit mencatat kegiatn  anak-anak berpindah pada windhow shopping serta makan. Sebab playground belum boleh dibuka.

”Tapi toko mainan bekerja. Mal mengimbau sudah mendalam mal dan kebutuhan telah terpenuhi, sebisa mungkin langsung pulang, ” jelas Yufit.

Sejak kemarin, lanjut Yufit, rata-rata tamu anak-anak menghabiskan waktu 1 hingga 2 jam di dalam mal. ”Biasanya, anak-anak bisa dalam mal semasa 3 hingga 5 tanda, ” tutur Yufit.

Peningkatan pengunjung anak-anak terjadi di seluruh mal jaringan Pakuwon. Di antaranya, Tunjungan Plaza, Royal Plaza, hingga Pakuwon CIty Mall.

Direktur Marketing Pakuwon Group Sutandi Purnomosidi mengakui bahwa pengunjung anak mulai meningkat. ”Namun nilai pastinya kami belum mendokumentasikan. Masih dua hari. Akan tetapi sudah terlihat ada tamu anak. Sebelumnya kan nggak boleh, ” papar Sutandi yang juga menjadi pemimpin Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) Jawa Timur itu.

Tengah itu, Mal Plaza Surabaya juga mengalami peningkatan tamu anak-anak. Dihitung selama besar hari, 30 persen daripada total pengunjung adalah anak-anak. ”Masih 30 persen dibanding total pengunjung. Masih kecil dan belum naik signifikan. Soalnya playground belum dapat buka, ” terang General Manager Plaza Surabaya Istar Pakaja.

Lupa satu pengunjung Gesslyn Ediansyah, 38, membawa kedua anaknya, Ritz, 10, dan Rex, 7, berjalan-jalan ke mal. Dia harus mengurangi periode kegiatan  keluarga di mal untuk mencegah penyebaran Covid-19.

”Biasanya 4–5 jam di mal. Anak-anak beli mainan, terus berperan di playground , dan makan. Saat ini ya cuma makan dan jalan-jalan, ” ujar Gesslyn.

Patrick Stewart

Related Posts

fallback-image

Walau No 1 Dunia Tumbang, Jepang ke Final secara Sikat Malaysia 3-1

fallback-image

Liriknya Dijadikan Lawakan, Pencipta Lagu Harta Berharga Geram

fallback-image

Jalani Operasi Bentall, Chef Haryo dan Istri Baca Ciri Nabi Ayub

fallback-image

Varian Covid-19 Masih jadi Gertakan, 3 Prokes Ini Wajib Dipatuhi