fallback-image

Pemkot Surabaya Larang Tradisi Takbir Keliling dan Open House

JawaPos. com –Tradisi bertakbir keliling di jalanan Surabaya dilarang pada malam Idul Fitri 1442 H. Kebiasaan takbir keliling dikhawatirkan mau menimbulkan kerumunan yang berpengaruh pada peningkatan kasus Covid-19.

Wali Praja Surabaya Eri Cahyadi menetapkan, takbir keliling tahun tersebut tidak diperbolehkan. Sebab, kacau tercipta kerumunan.

”Sampai hari ini (8/5) tidak diperbolehkan takbir keliling. Untuk takbiran di langgar pun kami masih menunggu arahan MUI dan NU serta Muhammadiyah, ” ujar Eri pada Sabtu (8/5).

Bila takbir di masjid diperbolehkan, Eri berpesan untuk membatasi total jamaah yang mengikuti. ”Apakah boleh di masjid? Akan tetapi jumlahnya dibatasi. Karena kan salat Idul Fitri dibatasi jumlahnya, ” kata Eri.

Untuk kesimpulan resmi, dia meminta warga memberi waktu. Sebab hendak melakukan koordinasi dengan MUI, NU, Muhammadiyah, dan ormas terkait.

Patrick Stewart

Related Posts

fallback-image

Persipura Jayapura Datangkan Elisa Basna

fallback-image

Panas Imaji Bantu Promosikan UMKM Indonesia dengan Cara Baru

fallback-image

Perbandingan Kasus Covid-19 di Surabaya Raya Terkini

fallback-image

Traveloka Gandeng Sahabat Pulau Nusantara Tanam 10. 000 Bakau