fallback-image

Meneliti Maladministrasi TWK, Ombudsman Kontrol Dua Saksi Ahli Minggu depan

JawaPos. com – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) menyampaikan akan memeriksa dua saksi ahli untuk menilai keterangan yang telah disampaikan Pimpinan Komisi Pemberantasan Manipulasi (KPK), Kementerian PANRB, Kemenkumham, BKN, dan BNPT. Besar saksi ahli yang akan menguji masing-masing pihak tersebut yakni pakar administrasi jemaah dan pakar hukum tata laksana negara.

“Yang pasti kita mengundang kepakarannya, sementara ini satu ahli administrasi publik terkait transisi pegawai, kemudian kedua spesialis hukum administrasi negara. Sapa orangnya saya nggak mampu sebut, saya nggak bisa kasih tahu nama, takutnya juga nanti nggak pegari terlalu cepat untuk aku sampaikan, ” kata Komisioner Ombudsman Robert Endi Jaweng kepada JawaPos. com, Jumat (18/6).

Robert tidak bisa menjelaskan rinci siapa ahli yang mau diperiksa untuk mendalami perkiraan maladministrasi dalam proses pelaksanaan TWK. Dia menuturkan, para ahli itu akan diperiksa pada pekan depan.

“Minggu depan para pihak yang terkait pula, tapi juga lebih pada kesaksian ahli atau rujukan, ” papar Robert.

Robert menjelaskan, para-para ahli itu untuk memeriksa keterangan para pihak yang telah diperiksa. Mereka dengan diperiksa antara lain, Arahan KPK, perwakilan dari Kementerian PANRB, BKN, Kemenkumham, & BNPT.

“Memang setiap lembaga rata-rata dipanggil dua kali, agar yang diuji tidak hanya satu tahapan regulasi, masing-masimg institusi terlibat penyusunan regulasi, kemudian pelaksanaan peralihan dan pelimpahan hasil, ” ucap Robert.

Robert membaca, pihaknya mendalami terkait kebijaksanaan dasar alih status personel KPK menjadi ASN berdasarkan Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi (Perkom) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pengalihan Personel KPK Menjadi ASN.

“Kemudian ranah kecendekiaan yakni Kementerian PANRB. Tersebut untuk ranah kebijakan, ” ungkap Robert.

Terkait ranah pelaksanaan TWK, sambung Robert, pihaknya meninjau KPK, BKN dan BNPT yang asesor dalam pengamalan TWK. “Setelah ranah pelaksanaan terkait peralihan status tetap kemudian peralihan, ” menguraikan Robert menandaskan.

Patrick Stewart

Related Posts

fallback-image

Persipura Jayapura Datangkan Elisa Basna

fallback-image

Panas Imaji Bantu Promosikan UMKM Indonesia dengan Cara Baru

fallback-image

Perbandingan Kasus Covid-19 di Surabaya Raya Terkini

fallback-image

Traveloka Gandeng Sahabat Pulau Nusantara Tanam 10. 000 Bakau