KPU Jember Umumkan Laporan Sumbangan Sedekah Kampanye Peserta Pilkada

KPU Jember Umumkan Laporan Sumbangan Sedekah Kampanye Peserta Pilkada

JawaPos. com –KPU Kabupaten Jember mengumumkan laporan sumbangan simpanan kampanye peserta pilkada tiga bagian calon bupati dan wakil bupati di papan pengumuman Kantor KPU Kabupaten Jember, Jawa Timur.

”Laporan penerimaan sumbangan persediaan kampanye (LPSDK) itu dilaporkan tim pasangan cabup-cawabup kepada kami pada 31 Oktober. Selanjutnya ini diumumkan ke publik, ” kata Komisioner KPU Jember Achmad Susanto laksana dilansir dari Kurun .

Sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU), lanjut tempat, LPSDK tersebut harus diumumkan kepada publik melalui papan pengumuman & laman resmi KPU Jember. Tetapi, pihaknya hanya mengumumkan di tempat tinggal pengumuman karena laman resmi sedang mengalami gangguan pasca diretas.

”Sumbangan dana kampanye bagian nomor urut 1 sebesar Rp 1, 85 miliar, pasangan cetakan urut 2 sebesar nol rupiah atau tidak ada penerimaan sumbangan kampanye, dan pasangan nomor runtut 3 sebesar Rp 345 juta, ” terang Achmad Susanto.

Pilkada Jember diikuti tiga pasangan calon yakni calon petahana Faida-Dwi Arya Nugraha Oktavianto (Faida-Vian) dengan nomor urut 1, lalu pasangan Hendy Siswanto-Muhammad Balya Firjaun Barlaman (Hendy-Firjaun) nomor urut dua, dan pasangan Abdus Salam-Ifan Ariadna (Salam-Ifan) nomor urut 3.

Menurut Achmad Susanto, pemberian dana kampanye yang dilaporkan tersebut merupakan akumulasi sumbangan kepada pasangan calon sejak 25 September tenggat 30 Oktober yang diberikan pada pasangan calon berupa uang, barang, maupun jasa.
”Berdasarkan masukan rekening koran yang didapat KPU Jember, penyumbang pasangan calon nomor urut 1 berasal dari cabup petahana Faida. Sedangkan penyumbang bagian calon nomor urut 3 bermula dari cabupnya sendiri Abdus Tenteram, ” kata Achmad Susanto.

Susanto menjelaskan, laporan biaya kampanye itu dilakukan dengan dasar daring melalui aplikasi Sistem Fakta Dana Kampanye (Sidakam). Selanjutnya KPU melakukan verifikasi berkas pembukuan dengan telah diunggah operator Sidakam masing-masing pasangan calon.

Setiap pasangan calon, lanjut dia, memiliki kewajiban menyampaikan tiga laporan sedekah kampanye selama tahap pilkada yakni laporan awal dana kampanye, laporan penerimaan sumbangan dana kampanye, serta terakhir laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye.

”Pada laporan awal dana kampanye, per pasangan calon sudah melaporkan pemberian awal kampanye yakni pasangan Faida-Vian nol rupiah, Hendy-Firjaun sebesar Rp 1 miliar, dan Salam-Ifan sejumlah Rp 100 juta, ” ujar Achmad Susanto.

Dia mengatakan, untuk laporan terakhir yakni laporan penerimaan dan pengeluaran sedekah kampanye harus diserahkan kepada KPU Jember paling lambat satu hari setelah masa kampanye pilkada sudah pada 5 Desember.

”Saat laporan disampaikan harus melampirkan bukti bahwa rekening dana manuver ditutup. Apabila ada sisa biaya kampanye yang belum digunakan, hendak masuk ke kas negara, ” ucap Achmad Susanto.

Saksikan video menarik dibawah ini:

Patrick Stewart

Related Posts

fallback-image

Pertikaian dengan Kelompok Separatis Mengejawantahkan Stagnasi di Papua

fallback-image

Pemkot Surabaya Larang Tradisi Takbir Keliling dan Open House

fallback-image

Polemik Alih Status Pegawai KPK Jadi ASN, Perkom Lampaui Undang-Undang

fallback-image

Hobi Baking Kue, Intip Selera BCL Saat Kirim Hampers Lebaran