fallback-image

Kongsi Langgar Aturan PPKM Genting, Nasdem Minta Anies Menghapuskan Izin

JawaPos. com – Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh tahu kepada perusahan-perusahaan di Jakarta untuk mematuhi aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Taat Nova, masih banyak kongsi yang abai akan ketentuan PPKM Darurat, sehingga para-para karyawan tetap bekerja di kantor. Akibatnya terjadi penumpukan kendaraan di jalan awam saat pemeriksaan.

Padahal, Pemprov DKI Jakarta sudah dengan jelas menuturkan agar perusahaan non-esensial dan non-kritikal untuk tidak mengeklaim karyawannya bekerja di kantor atau WFO.

“Perusahaan atau apapun, kalau memang tidak termasuk pokok, tidak termasuk pula kritikal, ya diharapkan mengikuti petunjuk pemerintah, ” tandas Nova kepada wartawan di Sentra Vaksinasi NasDem Peduli, Wisma, Jakarta Selatan, Selasa (6/7).

Menurut Nova, terhadap perusahaan, restoran, ataupun apapun yang masih biut, maka perlu dicabut izinnya. Dia menyebut langkah kasar sangat diperlukan dalam situasi yang mengkhawatirkan seperti sekarang ini.

“Dalam keadaan seperti ini kudu keras, harus benar-benar peraturan kita, ” kata Legislatior NasDem dari Dapil Jakarta Selatan VIII ini.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memarahi seorang pegawai yang berposisi sebagai HRD sebab perusahaan tempatnya bekerja diduga melanggar aturan PPKM Perlu.

Sikap bahana Anies itu ditunjukkan era melakukan sidak ke sebuah perusahaan di Sahid Sudirman Centre, Jakarta Pusat. Anies geram kepada HRD kongsi tersebut lantaram memaksa karyawannya untuk masuk kantor saat PPKM Darurat diberlakukan.

Patrick Stewart

Related Posts

fallback-image

Persipura Jayapura Datangkan Elisa Basna

fallback-image

Panas Imaji Bantu Promosikan UMKM Indonesia dengan Cara Baru

fallback-image

Perbandingan Kasus Covid-19 di Surabaya Raya Terkini

fallback-image

Traveloka Gandeng Sahabat Pulau Nusantara Tanam 10. 000 Bakau