Kejadian Penganiayaan Eks Manajer Lucinta Luna Dikuatkan Keterangan Saksi

Kejadian Penganiayaan Eks Manajer Lucinta Luna Dikuatkan Keterangan Saksi

JawaPos. com – Kasus penganiayaan yang dialami bekas manajer Lucinta Luna, Isa Zega, kini memasuki babak baru dalam kepolisian. Sang pelaku, Arnold, melahirkan kejadian penganiayaan ini sudah direncanakan sebelumnya oleh pihak pemberi instruksi.

Orang yang menyerahkan order, katanya, adalah Nikita Mirzani. Pernyataan ini selain oleh Arnold, juga diperkuat dua saksi lainnya masing-msing bernama Hence dan Devi yang juga diperiksa di hari yang sama. Ini terungkap sama dengan dalam BAP yang dilakukan di dalam Senin (30/12).

“Ketiga saksi memberikan keterangan yang faktual. Cerita yang awal itu terjadi penganiayaan pemukulan dimana saudara Arnold menceritakan kejadian itu sebagai sebuah kejadian biasa. Nah dalam masukan hari Senin saudara Arnold, Hence, Devi, sudah mengungkap keterangan yang sebenarnya bahwa itu bukan kejadian biasa. Ada unsur perencanaan, ” kata Yulius Irawansyah, pengacara Isa Zega.

Dia menegaskan bahwa insiden pemukulan ini tersedia yang mendalanginya yaitu pihak pemberi order yang diduga Nikita Mirzani. Ibu tiga anak itu dikenal merencanakan penganiayaan kepada korban kelanjutan tersinggung.

“Motifnya ketersinggungan si pemberi order ke Ibu Isa, itu menurut cerita jiwa Thomy. Hari ini lebih mengambil fakta yang sebenarnya, ” tuturnya lebih lanjut.

Fakta yang disampaikan Devi sudah sempurna dengan menyebutkan nama Nikita Mirzani sebagai pihak pemberi order serta ditandatangani dalam BAP. Devi selalu menceritakan ke penyidik secara uraian kapan oder diberikan sampai kekayaan diterimanya.

Sementara Hence masih belum tuntas diperiksa. Rencananya dia akan dilakukan pemeriksaan tambahan pada Kamis, 3 Desember 2020 mendatang.

Seperti diketahui, Isa Zega menjadi korban pemerasan saat berada di sebuah cafe di Apartemen Kalibata City dalam 3 November 2020. Dia dipukuli oleh pelaku bernama Arnold dengan kini mendekam di dalam tangsi Polsek Pancoran Jakarta Selatan.

Selain Arnold, pelaku lainnya bernama Devi. Namun dia tak ikut memukuli Isa Zega. Devi hanya bertugas memvideokan aksi pemerasan dan kemudian videonya dikirimkannya ke pihak pemberi order sebagai petunjuk kalau pekerjaan sudah dilaksanakan.

Saksikan video memikat berikut ini:

Patrick Stewart

Related Posts

fallback-image

Walau No 1 Dunia Tumbang, Jepang ke Final secara Sikat Malaysia 3-1

fallback-image

Liriknya Dijadikan Lawakan, Pencipta Lagu Harta Berharga Geram

fallback-image

Jalani Operasi Bentall, Chef Haryo dan Istri Baca Ciri Nabi Ayub

fallback-image

Varian Covid-19 Masih jadi Gertakan, 3 Prokes Ini Wajib Dipatuhi