Jakarta Penyumbang Terbesar, Total Positif Covid-19 Capai 869 Kasus

Jakarta Penyumbang Terbesar, Total Positif Covid-19 Capai 869 Kasus

JawaPos. com – Penularan virus korona atau Covid-19 di Ibu Kota masih tetap mengalami peningkatan. Merujuk data sejak Kemenkes yang dipublikasikan Humas BNPB Jumat (28/8), Jakarta menjadi penyumbang terbesar pasien Covid-19 dengan nilai 869 kasus.

Selain DKI Jakarta, Jawa Barat serupa masih menjadi penyumbang terbesar angka positif Covid-19 mencapai 526 urusan. Kemudian, Jawa Timur 417 kasus, Jawa Tengah 242 kasus dan Kalimantan Timur 97 kasus.

Selanjutnya, Aceh 50 kejadian, Bali 93 kasus, Banten 42 kasus, Bengkulu 24 kasus, DIY 20 kasus. Kemudian, Kalimantan Selatan 68 kasus, Kalimantan Utara 12 kasus, Kepri 36 kasus, NTB 23 kasus, Sumatra Selatan 57 kasus, Sumatra Barat 26 kasus, Sulawesi Utara 34 kasus, Sumatra Utara 86 kasus, Sulawesi Tenggara 49 kasus, Sulawesi Selatan 76 kasus, Lampung satu kasus, Riau dua kasus, Maluku Utara 15 kasus, Maluku empat kasus, Papua Barat enam kasus, Papua 26 kasus, Sulawesi Barat 16 kejadian, NTT 2 kasus, dan Gorontalo 12 kasus.

Secara nasional, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 pada hari ini menyentuh 3. 003 kasus. Jumlah tersebut didapat berdasarkan hasil pendataan sejak 27-28 Agustus 2020 pukul 12. 00 WIB. Selain itu, dilaporkan pasien sembuh dari Covid-19 dalam hari ini tercatat 2. 325 orang. Total pasien yang sehat dari wabah korona sebanyak 120. 900 pasien.

Sekalipun demikian, pasien meninggal terinfeksi Covid-19 masih bertambah sebanyak 105 jiwa. Keseluruhan jumlah kasus meninggal sebesar 7. 169 jiwa. Sementara itu, sebanyak 77. 857 orang dinyatakan suspek Covid-19. Kini, wabah Covid-19 telah tersebar di 34 provinsi atau 486 kabupaten/kota terpapar Covid-19.

Patrick Stewart

Related Posts

fallback-image

Walau No 1 Dunia Tumbang, Jepang ke Final secara Sikat Malaysia 3-1

fallback-image

Liriknya Dijadikan Lawakan, Pencipta Lagu Harta Berharga Geram

fallback-image

Jalani Operasi Bentall, Chef Haryo dan Istri Baca Ciri Nabi Ayub

fallback-image

Varian Covid-19 Masih jadi Gertakan, 3 Prokes Ini Wajib Dipatuhi