Haris Azhar Duga Sengketa Tanah dalam Cakung Rekayasa

Haris Azhar Duga Sengketa Tanah dalam Cakung Rekayasa

JawaPos. com –Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Haris Azhar menduga, kejadian sengketa tanah di wilayah Cakung, Jakarta Timur, yang melibatkan Benny Tabalujan dan Abdul Halim penuh rekayasa. Dia menilai, Benny selaku pemilik sah tanah justru digambarkan sebagai pihak yang salah.

”Menurut saya, ini ialah rekayasa, ” kata Haris di keterangannya, Senin (9/11).

Aktivis HAM itu menuturkan, rekayasa dapat dilihat dari sikap pihak Abdul Halim yang memaksakan kejadian tersebut masuk ke ranah pidana dengan tuduhan pemalsuan surat mekanisme internal di Badan Pertanahan Nasional (BPN). Padahal seharusnya BPN yang dapat memutuskan hal tersebut.

”Dibilang itu palsu. Kan yang bisa bilang itu buatan atau bukan ya BPN. Kalau itu bagian dari prosedurnya BPN ya berarti bukan palsu. BPN sendiri juga tidak pernah sejumlah itu palsu, ” ungkap Haris.

Dia menyesalkan, petugas penegak hukum malah menjadikan Benny Tabalujan sebagai tersangka pemalsuan salinan tanah. Dia menduga, pihak Abdul Halim mengerahkan buzzer untuk membunyikan kasus kejahatan tersebut di media sosial.

”Abdul Halim mengurus kiri-kanan dan terorganisir dengan baik, duit dari mana dia? ” tambahan Haris.

Haris mengisbatkan, keluarga Benny Tabalujan sudah mempunyai SHM tanah seluas 7, tujuh hektare di daerah Cakung, Jakarta Timur, sejak 1975. Namun, bahkan jadi tersangka, karena dianggap meniru keterangan dalam formulir penurunan sah dari SHM ke HGB untuk keperluan imbreng ke perusahaan.

Saksikan video menarik berikut ini:

Patrick Stewart

Related Posts

fallback-image

Persipura Jayapura Datangkan Elisa Basna

fallback-image

Panas Imaji Bantu Promosikan UMKM Indonesia dengan Cara Baru

fallback-image

Perbandingan Kasus Covid-19 di Surabaya Raya Terkini

fallback-image

Traveloka Gandeng Sahabat Pulau Nusantara Tanam 10. 000 Bakau