fallback-image

Gus Jazil Minta Pemerintah Bertambah Peduli terhadap Anjal & Pengamen

JawaPos. com – Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid meminta negeri baik di daerah maupun pusat untuk memberikaan pembinaan yang baik terhadap anak-anak jalanan (anjal), seperti musisi jalanan atau pengamen. Menurutnya, mereka adalah juga masyarakat negara Indonesia yang mempunyai hak yang sama dengan lainnya.

Aktivis yang biasa disapa Gus Jazil ini mengaku murung adanya kejadian seperti tampak di video yang viral di media sosial, kaum hari lalu, soal adanya Satpol PP di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) dengan mematahkan sejumlah ukulele milik pengamen. Video viral tersebut memicu kecaman dari banyak pihak. Aksi tersebut menjadi sorotan di media sosial (medsos). Warganet menilai gerak-gerik oknum Satpol PP tersebut arogan dan tak solutif dalam penanganan pengamen.

“Mereka adalah awak negara Indonesia juga yang punya hak sama dengan kita untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa ini. Di era yang pelik ini, mari kita kuatkan persatuan, persaudaraan, termasuk secara anak jalanan sebab kita harus menjadikan bangsa ini sebagai bangsa yang berpengaruh, masyarakat yang bersatu, ” tutur Gus Jazil era menerima Komunitas Anak Jalanan (Komjal) di ruang kerjanya, Nusantara III, Komplek Kongres, Senayan, Senin (14/6/2021).

Dikatakan Gus Jazil, keberadaan mereka yang mengaduk-aduk nafkah di jalanan jadi pengamen atau aktivis sosial justru menjadi peluang buat masyarakat lainnya untuk bisa saling berbagi. “Toh mereka juga bagian dari warga Indonesia. Oleh sebab tersebut, pemerintah daerah pusat dan juga pemerintah pusat kudu mampu membuat kebijakan yang juga bisa melindungi serta membina mereka. Pembinaan bukan berarti membuat mereka tersakiti di jalanan. Tapi bagaimana pembinaan itu menjadikan itu memiliki makna hidup serta bisa memberikan manfaat untuk bangsa. Itu sebenarnya kuncinya, ” tuturnya.

Menurutnya, sebagai warga negara Indonesia, anak jalanan pula memiliki hak untuk hidup secara layak dan mempunyai masa depan. Apalagi, umumnya mereka adalah anak-anak muda yang memang memerlukan pembinaan. “Banyak dari mereka ini anak-anak muda cuma sebab berbagai kekurangan, seperti ekonomi dan lainnya sehingga kemaluan bantuan pembinaan. Saya budi jalanan itu bukan untuk hidup selama-lamanya, tapi mereka berada di jalanan itu sebagai bagian dari eksepresi seni, ekspresi sosial, kesetiakawanan mereka disitu, ” kata pendahuluan Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Tengah itu, Ketua Umum Komjal Iyan, mengaku bersyukur mampu diterima dengan cukup baik di ruang kerja Gus Jazil. ”Alhamdulillah, hari ini, saya diterima oleh Abu Wakil Ketua MPR, Bungkus Jazilul Fawaid. Kami ingin beliau membantu kami untuk masalah legalitas Komunitas Anak Jalanan. Kami bersilaturahmi dengan beliau dan diterima secara baik. Kami seolah berharta di ruang kreasi. Ajaran orang-orang di luar sangat sulit untuk masuk ke Gedung DPR/MPR ini, ternyata tidak. Segera Komunitas Bani Jalanan, apresiasi atas sokongan Pak Jazil, ” katanya.

Patrick Stewart

Related Posts

fallback-image

Persipura Jayapura Datangkan Elisa Basna

fallback-image

Panas Imaji Bantu Promosikan UMKM Indonesia dengan Cara Baru

fallback-image

Perbandingan Kasus Covid-19 di Surabaya Raya Terkini

fallback-image

Traveloka Gandeng Sahabat Pulau Nusantara Tanam 10. 000 Bakau