Disperindag Karawang Bantah Larangan Memperjualbelikan Buatan Prancis

Disperindag Karawang Bantah Larangan Memperjualbelikan Buatan Prancis

JawaPos. com –Beberapa waktu belakangan, mencuat aksi protes sampai boikot produk-produk Prancis. Bahkan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, sempat beredar surat edaran yang mengimbau seluruh swalayan dan gerai tidak memperjualbelikan produk-produk Prancis. Surat edaran itu beredar luas di media sosial.

Kepala Disperindag Kabupaten Karawang Ahmad Suroto membantah instansi yang dipimpin telah mengeluarkan surat informasi tersebut. Dia merasa harus menjelaskan keberadaan surat edaran itu, sebab sempat meresahkan masyarakat, swalayan, serta gerai di wilayahnya.

’’Jadi saya tegaskan bahwa swalayan dan sebagainya tetap menjalankan usahanya seperti biasa, ’’ kata Ahmad Suroto Rabu (11/11).

Dia berharap masyarakat, swalayan, dan pengelola gerai, tidak terpengaruh hal-hal yang sesungguhnya tidak ada pokok hukumnya. Tidak ada aturan hukumnya melarang memperjualbelikan produk-produk Prancis di Karawang. ’’Secara regulasi, nggak ada Permennya, nggak ada Keppres dan peraturan pemerintah yang menegaskan ada larangan untuk produk-produk Prancis di Kabupaten Karawang, ’’ ucap Suroto.

Dia menegaskan, tidak mungkin ada larangan dari Pemerintah Kabupaten Karawang untuk memperjualbelikan produk-produk Prancis.

Sebelumnya, masyarakat di Karawang dihebohkan dengan beredarnya foto surat edaran dari Disperindag Kabupaten Karawang. Surat tersebut perihal imbauan tidak memperdagangkan barang atau produk negara Prancis di Karawang. Surat informasi dari Disperindag itu tertanggal 5 November ditandatangani Kepala Disperindag Kabupaten Karawang Ahmad Suroto.

Jika melihat dari surat itu, ditujukan untuk para pelaku cara perdagangan dari mulai hypermarket had pasar rakyat. Diperkirakan surat edaran tersebut muncul karena dilatari serbuan dari sekelompok orang yang menjadikan aksi di depan kantor Bupati Karawang pada Rabu (4/11).

Mereka menuntut Pemkab Karawang mengeluarkan surat edaran agar buatan Prancis tidak dijual di supermarket dan minimarket di Karawang buat sementara waktu. Tuntutan lain meminta masyarakat Karawang tidak membeli produk Prancis dan mengganti dengan buatan lain yang sejenis. Kejanggalan surat tersebut belum ada stempel ataupun cap resmi dari Disperindag Kabupaten Karawang.

Saksikan video menarik berikut ini:

Patrick Stewart

Related Posts

fallback-image

Persipura Jayapura Datangkan Elisa Basna

fallback-image

Panas Imaji Bantu Promosikan UMKM Indonesia dengan Cara Baru

fallback-image

Perbandingan Kasus Covid-19 di Surabaya Raya Terkini

fallback-image

Traveloka Gandeng Sahabat Pulau Nusantara Tanam 10. 000 Bakau