Didik Anak di PJJ, Wali Kelas dan Orang Tua Harus Komunikasi Intens

Didik Anak di PJJ, Wali Kelas dan Orang Tua Harus Komunikasi Intens

JawaPos. com – Wasekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Satriwan Salim mengatakan bahwa perlu adanya komunikasi intensif antara orang usang dan guru untuk memahami & membimbing anak dalam pembelajaran tenggang jauh (PJJ). Dia pun menunjuk kepada konsep tripusat pendidikan Ki Hadjar Dewantara, di mana pelajaran itu merupakan tanggungjawab dari 3 entitas, yaitu keluarga, sekolah atau pemerintah dan masyarakat.

“Ketiganya punya kontribusi. Oleh karena itu, pengampu dalam membimbing ataupun mendampingi anak selama PJJ kudu berkomunikasi dengan wali kelas, tersebut perannya sangat sentral, ” perkataan dia kepada JawaPos. com , Kamis (17/9).

Satriwan yang juga adalah wali kelas di salah satu SMA swasta di Jakarta mengaku bahwa saat ini dirinya lebih komunikatif dibandingkan waktu normal. “Intensitas komunikasi saya itu lebih intens sebelum PJJ, karena setiap hari kami mengawasi keterlibatan anak-anak kita selama PJJ, apakah dia penuh dan pusing, ” jelas tempat.

Ia pun menguak, pihaknya seringkali merespons apa yang diinginkan anak didik mereka. Misalnya, ketika mereka lelah atau bosan dalam pelajaran, kegiatan pembelajaran biar akan diistirahatkan sejenak.

“Misalnya ada anak yang memprotes ini kok ulangan semua, mulia hari itu ada 3 mapel sampai jam setengah 1, 3 mapel ini kebetulan penilaian harian semua, mereka keberatan dan saya sampaikan kepada pimpinan sekolah, cerai-berai dia menyampaikan ke guru ngga usah jadi penilaian harian, karena akan memberatkan anak, ” imbuhnya.

Oleh karena itu, agar semua pihak merasa makmur meskipun belajar secara online, koneksi yang baik perlu dibangun. “Jadi komunikasi antara wali kelas dan orang tua itu penentu saat ini, jadi proses pendampingan itu ngga lepas dari pengawasan karakter tua dan wali kelas, ” tutupnya.

Patrick Stewart

Related Posts

fallback-image

IJTI Wajib Menjadi Penjaga Terdepan Kemerdekaan Pers

fallback-image

8 Persen Anggaran Desa Dimanfaatkan untuk Beli Alat Pendeteksi Dini

fallback-image

4 Lansia Ini Mengejar Tumpuan Usai Rumahnya Terbakar

fallback-image

Sayonara, Giant Resmi Gulung Tikar, Kemenaker Turun Tangan