Bersirkulasi Kabar Polisi Kantongi Nama Pelaku Pembunuhan Bocah Gresik

Bersirkulasi Kabar Polisi Kantongi Nama Pelaku Pembunuhan Bocah Gresik

JawaPos. com – Pelaku pembunuhan Achmad Arinal Hakim alias Aril hingga Rabu (4/11) masih gelap. Namun, ada dua kabar berkembang yang dihimpun Jawa Pos. Polisi sudah menangkap terkira pelaku, tapi belum diungkap ke publik. Rumor lain, polisi langsung memburu tersangka yang terbilang ceroboh itu.

Aril menjelma korban pembunuhan. Saat ditemukan dalam kubangan air Bukit Jamur, Bungah, Jumat lalu (30/10), kondisi lengah dan tangannya terikat. Diduga, bocah 14 tahun asal Desa Sidokumpul, Bungah, tersebut mengalami kekerasan sebelum meregang nyawa. Dari hasil otopsi RSUD Ibnu Sina, terdapat petunjuk luka pada tubuh dan kepala bagian belakang.

Pra dilaporkan hilang, pada Rabu burit (28/10) Aril berpamitan ke orang tuanya untuk ikut kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di masjid desa setempat. Saat meninggalkan itu, Aril mengenakan sarung, baju putih motif hitam, dan berkopiah. Bocah SMP itu juga membawa smartphone. Tujuannya, memantau kalau ada tugas sekolah. Maklum, sama secara pelajar lain, sejak pandemi Covid-19 dia harus belajar via daring.

Hingga larut suangi, Aril tidak kunjung pulang. Padahal, biasanya anak semata wayang itu kembali ke rumah sebelum pukul 21. 00. Dalam kesehariannya, Aril juga tidak pernah bermain jauh dari rumah. Ternyata, sore itulah pamitan terakhirnya.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos, beberapa warga sempat melihat Aril sebelum menghilang. Aril diajak seseorang naik besar. Nah, orang itulah yang diduga menjadi saksi kunci misteri kematian Aril. Bahkan kuat telaahan sebagai pelaku pembunuhan. Namun, masyarakat menutup rapat-rapat identitas orang itu. Yang jelas, sejak kasus itu terjadi, berseliweran informasi yang bersirkulasi di media sosial. Termasuk percakapan di berbagai grup WhatsApp (WA) tentang foto dan identitas terduga pelaku.

Percakapan WA di sejumlah grup tersebut juga menyertakan foto dan nama. Arahannya, siapa saja yang mengetahuinya diimbau untuk menginformasikan keberadaan, termasuk mengamankannya. Setidaknya, ada dua orang. Betulkah informasi itu? Kanitreskrim Polsek Bungah Aipda Dwi Rahmanto ketika dikonfirmasi menyatakan bahwa informasi yang beredar itu tidak benar. Dia mengucapkan, gambar tersebut merupakan tersangka dibanding tindak pidana lain. ’’Yang telah terjadi setahun lalu, ’’ paparnya.

Yang pasti, tinggi dia, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan lebih lanjut. Termasuk menyelami keterangan keluarga dan saksi. Aparat juga kembali mengidentifikasi lokasi peristiwa. ’’Kami berharap masyarakat tidak termakan informasi yang salah. Sebab, dampaknya bisa fatal jika sampai main hakim sendiri, ’’ ujar Dwi.

Pernyataan senada disampaikan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto. Hingga kini, pihaknya belum pendidikan terduga pelaku.

’’Sampai saat ini masih dalam metode penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut. Mohon doanya agar segera tersibak. Yang pasti, hal ini sudah menjadi atensi seluruh jajaran ana untuk segera mengungkap modus serta motif peristiwa tersebut, ’’ katanya.  

Saksikan video menarik beserta ini:

Patrick Stewart

Related Posts

fallback-image

Pertikaian dengan Kelompok Separatis Mengejawantahkan Stagnasi di Papua

fallback-image

Pemkot Surabaya Larang Tradisi Takbir Keliling dan Open House

fallback-image

Polemik Alih Status Pegawai KPK Jadi ASN, Perkom Lampaui Undang-Undang

fallback-image

Hobi Baking Kue, Intip Selera BCL Saat Kirim Hampers Lebaran