fallback-image

Arsitek Konten Penghina Palestina Jalani Penahanan di Rutan Polda NTB

JawaPos. com – Polisi menahan bapak media sosial TikTok berinisial UC. Pria berusia 23 tahun itu mengunggah konten video yang diduga bermuatan penghinaan terhadap Palestina.

Kanit I Subdit II Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) AKP Priyo Suhartono di Mataram, Senin (17/5) menjelaskan, penahanan terhadap UC berdasarkan hasil gelar mengenai, kemudian pihaknya  menetapkan dengan bersangkutan sebagai tersangka.

“Akibat perbuatannya, simpulan dikenai Pasal 45A Ayat (2)  juncto  Pasal 28 Ayat (2) Undang-Undang MENODAI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 11/2008 mengenai Informasi dan Transaksi Elektronik, ” kata Priyo.

Priyo mengatakan, adam yang bekerja sebagai petugas kebersihan di lembaga pelajaran asal Gerung, Kabupaten Lombok Barat, menjalani penahanan dalam Rutan Polda NTB semenjak Sabtu (15/5) lalu.

Dari hasil penelitian terhadap tersangka, dijelaskan bahwa konten video yang diunggah tersangka UC melalui akun TikTok @ucokbangcok telah menutup unsur pidana yang bermuatan SARA.

“Jadi, unsur pidananya sudah terpenuhi. Sekarang tinggal menunggu bahan ahli, ” ujarnya.

Baca Selalu: Joe Biden Tegaskan Pertolongan ke Israel, Muslim GANDAR Boikot Gedung Putih

Ketika pada hadapan wartawan, tersangka UC menyampaikan permintaan maaf. Dia mengaku khilaf dan tak mengetahui secara jelas masalah yang sedang terjadi dalam Palestina.

“Saya mengaku khilaf. Dalam pemberitaan itu saya salah pendirian. Saya kira Palestina menggunakan Israel duluan. Makanya, hamba buat konten seperti itu. Saya menyesal dan mengambil maaf. Mohon dimaafkan, ” kata UC.

Lebih lanjut Priyo menganjurkan masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial, apalagi menanggapi isu sensitif, kemudian menjadikannya sebagai bahan candaan.

Patrick Stewart

Related Posts

fallback-image

Pergeseran Meningkat, Pemerintah Ingatkan Daya Lonjakan Covid-19

fallback-image

Pengunjung Mal Anak-Anak Meningkat 30–40 Persen

fallback-image

KY Apresiasi DPR Sahkan tujuh Hakim Agung, Berikut Daftarnya

fallback-image

Penembakan Brutal di Kampus, 8 Tewas, Mahasiswa Lompat daripada Jendela