Angkat Bicara, Presiden Jokowi Jelaskan Deretan Hoaks UU Cipta Kerja

Angkat Bicara, Presiden Jokowi Jelaskan Deretan Hoaks UU Cipta Kerja

JawaPos. com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) keputusannya menjelaskan mengenai informasi tidak benar atau hoaks yang beredar pada masyarakat terkait Omnibus Law UU Cipta Kerja. Menurut Jokowi, ada banyak disinformasi yang berkaitan dalam klaster ketenagakerjaan.

Misalnya dihapuskannya mengenai cuti sakit, nikah, khitanan, kematian, batis, melahirkan dihapuskan. Padahal, Jokowi meyakinkan kalau informasi tersebut tidak benar.

“‎Saya tegaskan juga ini tidak benar. Hak cuti tetap aja dan dijamin, ” ujar Presiden Jokowi dalam konfrensi pers yang ditayangkan di YouTube Sekretariat Kepala, Jumat (9/10).

Begitupula dengan kabar perusahaan yang dengan mudah atau secara sepihak melakukan pemutusan hubungan kerja alias PHK terhadap pegawainya adalah tidak benar. Termasuk jaminan sosial tetap tersedia.

Lantas terkait secara analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL), Jokowi pun menekankan hal tersebut tidak dihapus. Sebab, industri tinggi harus studi ada AMDAL yang ketat. Tetapi bagi UMKM lebih ditekankan pada pendampingan dan pengawasan.

Sedangkan terkait  UNDANG-UNDANG Cipta Kerja yang dikatakan membakar komersialisasi pendidikan juga tidak benar. Karena yang diatur hanyalah pendidikan formal di kawasan ekonomi khusus (KEK).

“Perizinan pelajaran tidak diatur di dalam UU Cipta kerja ini, apalagi perizinan untuk pendidikan di pondok pesantren. Itu tidak diatur sama seluruhnya dalam UU Cipta kerja tersebut dan aturannya yang selama itu ada tetap berlaku, ” tuturnya.

Terakhir terkait bank tanah.   Menurut Jokowi bank tanah ini diperlukan untuk menjamin kepentingan umum, sosial, pembangunan nasional, pemerataan ekonomi, dan konsolidasi tanah serta reforma agraria.

“Ini sangat penting untuk menjamin akses masyarakat terhadap kepemilikan negeri, kepemilikan lahan dan kita semasa ini tidak memiliki bank negeri, ” pungkasnya.

Saksikan video menarik berikut tersebut:

Patrick Stewart

Related Posts

fallback-image

Walau No 1 Dunia Tumbang, Jepang ke Final secara Sikat Malaysia 3-1

fallback-image

Liriknya Dijadikan Lawakan, Pencipta Lagu Harta Berharga Geram

fallback-image

Jalani Operasi Bentall, Chef Haryo dan Istri Baca Ciri Nabi Ayub

fallback-image

Varian Covid-19 Masih jadi Gertakan, 3 Prokes Ini Wajib Dipatuhi