257 Anggota DPR Absen di Pengesahan Omnibus Law

257 Anggota DPR Absen di Pengesahan Omnibus Law

JawaPos. com – DPR tancap gas mengabulkan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law tentang Cipta Kerja, u‎ntuk menjadi UU.

Kerap paripurna ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin dengan didampingi oleh Sufmi Dasco Ahmad, Puan Maharani dan Rachmad Gobel.

Dalam rapat paripurna yang digelar ini, hanya dihadiri oleh 318 dari 575 bagian dewan yang hadir, baik dengan dari hadir fisik ataupun virtual. Artinya sebanyak 257 orang tak menghadirinya.

“Yang sedia 318 orang dari 575 orang, ” ujar Aziz di Gedung DPR, Senin (5/10).

Sementara, Anggota DPR dari Bagian Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mempertanyakan kenapa dewan perwakilan rakyat mendadak menyelenggaran rapat paripurna pada Senin (5/10) sore ini.

Adapun salah satu perbincangan rapat paripurna ini adalah pengambilan keputusan tingkat II mengenai Program Undang-Undang (RUU) Omnibus Law mengenai Cipta Kerja.

“Tetiba paripurna penutupan dan pengesahan RUU Omnibus Law dimajukan hari ini 5 Oktober 2020 jam 15. 00 WIB. Etiskah?, ” tanya Mardani.

Baca selalu: Baleg Setujui RUU Omnibus Law Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan

Adapun, rapat lengkap DPR terkait penutupan masa wasit seharusnya digelar pada Kamis 8 Oktober 2020. Namun ini mendadak dipercepat. Sehingga dia menduga sempurna dipercepat karena takut massa sebab buruh melakukan ujuk rasa menentang Omnibus Law.

“Atau khawatir demo besok?, ” tegasnya.

Seharusnya DPR menggubris dahulu masukan masyarakat terkait adanya penolakan Omnibus Law tersebut. Sehingga tidak menjadi pro dan kontra ke depannya.

“Mestinya beri kesempatan semua pihak meluluskan kesempatan masukan. Sikap PKS bahana tolak Omnibus Law, ” ungkapnya.

Diketahui, DPR dan pemerintah menyepakati seluruh hasil pengkajian RUU Omnibus Law tentang Cipta Kerja. Kesepakatan itu diambil dalam rapat kerja pengambilan keputusan Tingkat I RUU Cipta Kerja dengan diselenggarakan di Kompleks Parlemen, Senayan, Sabtu (3/10) malam.

Setelah fraksi-fraksi DPR, pemerintah, & DPD menyampaikan pandangan, Ketua Baleg DPR Supratman Andi Agtas mengetuk palu tanda persetujuan pengambilan keputusan Tingkat I RUU Cipta Kegiatan. Selanjutnya, RUU Cipta Kerja akan disahkan di rapat paripurna DPR.

Sementara Fraksi Golongan Keadilan Sejahtera (PKS) dan Fraksi Partai Demokrat menolak RUU Omnibus Law tentang Cipta Kerja itu disahkan menjadi UU.

Saksikan video menarik berikut itu:

Patrick Stewart

Related Posts

fallback-image

IJTI Wajib Menjadi Penjaga Terdepan Kemerdekaan Pers

fallback-image

8 Persen Anggaran Desa Dimanfaatkan untuk Beli Alat Pendeteksi Dini

fallback-image

4 Lansia Ini Mengejar Tumpuan Usai Rumahnya Terbakar

fallback-image

Sayonara, Giant Resmi Gulung Tikar, Kemenaker Turun Tangan